Hakikat dan Fungsi Lembaga Pendidikan Islam dalam Membentuk Insan Kamil: Perspektif Filsafat Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.55123/didik.v2i2.660Keywords:
Islamic Educational Institutions, Insan Kamil, Islamic Educational Philosophy, Nature of Education, Function of EducationAbstract
This study aims to analyze the nature and function of Islamic educational institutions in shaping insan kamil from the perspective of Islamic educational philosophy. This research is motivated by the gap between the ideal objectives of Islamic education, which emphasize the formation of a complete human being, and the reality of educational practices that tend to focus on cognitive aspects and pragmatic needs. This study employs a qualitative approach with a library research method by analyzing relevant classical and contemporary literature. The results show that the essence of Islamic educational institutions lies in their role as a means of developing human potential in an integrated manner, encompassing intellectual, spiritual, and moral dimensions. Islamic educational institutions function not only as a medium for the transmission of knowledge but also as a vehicle for value internalization and character formation. The concept of insan kamil becomes the primary orientation, requiring a balance between intellect, spirit, and physical aspects. However, in practice, there is still a reduction in the function of Islamic educational institutions, which tend to prioritize academic achievement alone. Therefore, a reconstruction of philosophical understanding is necessary so that Islamic educational institutions can optimally perform their role in shaping holistic human beings. This study provides a conceptual contribution in strengthening the philosophical foundation of Islamic education and serves as a critical reflection for its development in the modern era.
Downloads
References
[1] A. Prasetyo, D. Kurniawan, and N. Fadillah, “Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis kontekstual dalam menghadapi tantangan abad 21,” Jurnal Studi Pendidikan Islam, vol. 9, no. 2, pp. 101–118, 2024.
[2] A. Rohma, K. A. Sholihat, Y. Yuniarti, M. Solihin, and R. K. Anam, “Relevansi konsep insan kamil dengan tujuan pendidikan Islam di tengah perubahan sosial modern,” PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2026.
[3] Abdurrahman, “Metode penelitian kepustakaan dalam pendidikan Islam,” Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 2023.
[4] D. Siregar and R. Hasibuan, “Penguatan identitas keislaman generasi muda melalui pendidikan Islam di era digital,” Jurnal Studi Keislaman dan Pendidikan, vol. 8, no. 1, pp. 77–91, 2024.
[5] E. Haryono, “Metodologi penelitian kualitatif di perguruan tinggi keagamaan Islam,” An-Nuur, vol. 13, no. 2, 2023.
[6] H. Aulia, A. Anwar, and K. Hadi, “Nilai integrasi Islam dan sains di lembaga pendidikan Islam di Indonesia: Sekolah Islam terpadu, madrasah dan pesantren,” Tafhim Al-’Ilmi, vol. 14, no. 1, pp. 110–125, 2023.
[7] H. Ramadhani, A. Hanum, and J. Arsyad, “Internalisasi integrasi ilmu dalam pembentukan karakter Islami peserta didik,” Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 11, no. 1, pp. 99–119, 2023.
[8] I. A. Muzaki, T. Mustofa, K. Ramdhani, J. Abidin, and K. E. Waluyo, “Insan kamil at the crossroads of time: Transformative Islamic education model to face global challenges,” Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, vol. 15, no. 2, 2024.
[9] I. Efendi and Z. Sesmiarni, “Pentingnya metodologi penelitian dalam pendidikan Islam,” Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, vol. 1, no. 2, pp. 59–68, 2022.
[10] L. Hanum, D. N. Astria, T. Imara, R. Hidayatullah, and Harmonedi, “Telaah konsep dasar penelitian pendidikan dan relevansinya terhadap peningkatan kualitas karya ilmiah di lembaga pendidikan Islam,” IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 3, no. 2, pp. 442–453, 2025.
[11] M. Fadli, S. Nurhayati, and A. Rahman, “Pendidikan Islam sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat modern,” Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islam, vol. 6, no. 1, pp. 44–58, 2024.
[12] M. I. G. Enhas, A. N. Zahara, and B. Basri, “Sejarah, transformasi, dan adaptasi lembaga pendidikan Islam di Indonesia,” Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, vol. 13, no. 3, pp. 289–310, 2023.
[13] M. Maesaroh and A. Affandi, “Membentuk insan kamil di era krisis identitas: Tinjauan filosofis pendidikan Islam modern,” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 9, no. 2, pp. 19157–19163, 2025.
[14] M. R. A. Musafiri, “Tren penelitian inovasi manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam dalam jurnal PAI di Indonesia,” Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, vol. 3, no. 2, pp. 277–292, 2022.
[15] M. Rizal, M. H. Ginanjar, A. K. Nurhasan, and M. R. Dainuri, “Insan kamil-oriented Islamic higher education in Society 5.0: A systematic literature review of digital transformation, curriculum integration, and value-based Islamic leadership,” Jurnal Pendidikan Islam, 2026.
[16] M. Tarigan, G. Safitri, S. Ramadhani, M. A. F. Ginting, and F. A. Fauzi, “Pendidikan Islam sebagai sarana pembentukan insan kamil: Kajian filsafat,” Mudabbir Journal Research and Education Studies, vol. 5, no. 2, 2025.
[17] R. Ibrahim, S. N. K. Sukarno, I. Marhenisaputri, and E. Rahmadani, “Hakekat lembaga pendidikan Islam,” Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik, vol. 2, no. 3, pp. 78–83, 2025.
[18] R. N. Purnomo and M. Z. Kamil, “Urgensi pendidikan agama Islam dalam pembelajaran anak usia dini di zaman sekarang,” Journal Islamic Education, vol. 1, no. 4, pp. 647–661, 2023.
[19] R. Nabila, M. Fauzan, and L. Hakim, “Transformasi pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan era Society 5.0,” Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, vol. 10, no. 2, pp. 120–135, 2025.
[20] R. Nasution and M. Harahap, “Peran Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter peserta didik di era digital,” Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial, vol. 7, no. 1, pp. 55–69, 2024.
[21] Z. Rahma and M. A. Suryadilaga, “Urgensi pendidikan pada anak usia dini di era dan transformasinya dalam metode pembelajaran kontemporer,” Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, pp. 1–10, 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yahya Fadhlullah Murtaja, Ratna Ayu Fitriana, Hanifa Anan, Rustam Ibrahim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK).




















